57 Mahasiswa Baru Mulai Mengenal Rumahnya di PGSD

Pagi di Gedung G Universitas Djuanda dimulai dengan satu pertemuan besar. Mahasiswa baru Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru berkumpul bersama para dosen sejak pukul 08.00 WIB. Beberapa dosen duduk di lantai dan karpet, mahasiswa menghadap ke depan, sementara perkenalan berlangsung tanpa jarak yang terlalu kaku.

Pertemuan itu menjadi bagian dari rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru atau PKKMB. Di tingkat fakultas, mahasiswa mulai diperkenalkan dengan para dosen yang akan banyak mereka temui selama kuliah. Setelah sesi bersama selesai, mahasiswa kemudian bergerak menuju ruang masing-masing program studi.

Bagi mahasiswa baru Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar atau PGSD, perpindahan itu menjadi langkah yang lebih khusus. Sebanyak 57 mahasiswa mulai masuk ke ruang yang lebih dekat dengan bidang yang akan mereka jalani. Jika pertemuan di tingkat fakultas memperkenalkan lingkungan yang lebih luas, sesi program studi mulai membawa mereka pada rumah akademik yang lebih kecil.

Maulana menjadi salah satu mahasiswa yang menangkap pengalaman itu lewat fasilitas kampus. Ia mengaku senang berada di Universitas Djuanda karena melihat fasilitas yang menurutnya baik. Kesan itu mungkin terdengar sederhana, tetapi bagi mahasiswa baru, ruang kuliah, gedung, layanan, dan fasilitas kampus sering menjadi bagian pertama yang membuat kehidupan kampus terasa nyata.

Cahaya membawa kesan yang berbeda. Dari rangkaian PKKMB, ia justru menangkap pembicaraan tentang karakter. Menjadi mahasiswa, dalam pengalaman awalnya, bukan hanya soal memasuki jenjang pendidikan baru, tetapi juga mulai belajar bagaimana membawa diri di lingkungan akademik.

Dua kesan itu berjalan berdampingan. Fasilitas memberi bentuk pada pengalaman kuliah, sementara karakter memberi arah pada cara seseorang menjalani pengalaman itu. Di antara keduanya, mahasiswa baru mulai memahami bahwa kampus bukan hanya tempat datang ke kelas dan pulang setelah perkuliahan selesai.

See also  Koperasi Merah Putih Mulai Bergerak dari Nama ke Gerai

Bagi 57 mahasiswa baru PGSD, pengenalan program studi juga menjadi awal untuk mengenali lingkungan yang lebih spesifik. Di sinilah mereka nantinya akan berhadapan dengan mata kuliah, dosen, tugas, praktik, kegiatan mahasiswa, dan berbagai pengalaman yang perlahan membentuk cara mereka melihat pendidikan dasar.

Hari itu belum sampai pada pembicaraan tentang bagaimana menjadi guru. Belum juga sampai pada praktik mengajar atau berdiri di depan kelas sekolah dasar. Tetapi perkenalan dengan fakultas, dosen, ruang, dan program studi mulai memberi bentuk pada perjalanan yang akan dijalani beberapa tahun ke depan.

Pukul 11.30 WIB nanti kegiatan selesai. Gedung G kembali lebih lengang, tetapi bagi 57 mahasiswa baru PGSD, ruang itu sudah berubah sedikit.

Kemarin mungkin hanya sebuah gedung kampus. Hari ini, tempat itu mulai terasa seperti rumah yang akan sering mereka datangi.